Jangan Bilang Pecinta Film Kalo Gak Beli :)---> Phone : 0819 600 8685
Tampilkan postingan dengan label mystery. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mystery. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Januari 2014

THE UNINVITED (2009)



Genre : Drama | Horror | Mystery
Cast : Emily Browning, Arielle Kebbel and Elizabeth Banks

SINOPSIS

        Film ini dibuka dengan cerita kepulangan Anna (Emily Browning) dari rumah sakit jiwa setelah 10 bulan menjalani masa-masa penyembuhan akibat trauma karena melihat dengan mata kepala sendiri kematian ibunya. Ia disarankan oleh dokter untuk menyelesaikan sesuatu yang telah dimulainya.

        Sepulangnya dari RSJ, Anna kembali ke rumahnya di pantai New England. Ayahnya (David Straitharn) memperkenalkan kekasih barunya Rachel (Elizabeth Banks), yang merupakan mantan perawat ibunya. Kemudian Anna bertemu dengan kakaknya, Alex (Arielle Kebbel), dan juga Matt kekasihnya. Semenjak ibunya meninggal, ayahnya berpacaran dengan suster pengurus ibunya waktu sakit. Bahkan mereka berencana menikah. Namun Anna dan Alex dan kurang suka dengan wanita yang mengaku bernama Rachel Summers itu. Bahkan setelah menemukan beberapa bukti, mereka menjadi yakin bahwa wanita itu adalah pembunuh ibu mereka yang kematiannya dianggap kecelakaan waktu itu.

        Anna yang kemudian bermimpi buruk tentang kejadian kebakaran ibunya pun mulai dapat melihat hal-hal aneh disekitarnya, yang akhirnya berujung pada kejanggalan – kejanggalan tentang Rachel. Semua hal aneh tersebut pun membawa Anna meyakini bahwa Rachel sengaja membakar rumah dan Ibunya untuk mendapatkan kekayaan Sang Ayah. Anna pun berusaha untuk menyingkap semua misteri mengenai Rachel dan berusaha membuktikan kebenaran. Kakak beradik itu kemudian berusaha memberi tahu ayah mereka agar tidak berhubungan lagi dengan Rachel, tapi tentu saja ayah mereka tidak mempercayai mereka. Rachel yang merasa dicurigai pun tidak tinggal diam. Sementara itu Anna terus-menerus mendapatkan penampakan-penampakan dari hantu ibunya.

ABDUCTION (2011)



Genre : Action | Drama | Mystery.

SINOPSIS

Nathan Harper (Taylor Lautner) mungkin tak berbeda dengan kebanyakan remaja lain seusianya. Bedanya, selama bertahun-tahun Nathan selalu dihantui mimpi aneh yang tak bisa ia jelaskan. Semuanya mulai terungkap ketika Nathan menemukan foto masa kecilnya di sebuah situs yang berisi foto-foto anak hilang.
Nathan pun mulai mempertanyakan identitasnya. Siapa dirinya sebenarnya? Kenapa fotonya bisa terpasang di situs anak hilang. Lalu siapa sebenarnya dua orang yang selama ini ia sebut sebagai ayah dan ibu? Semakin jauh Nathan mencari tahu, semakin terlihat kalau kehidupannya selama ini hanyalah kebohongan besar. Sebuah kebohongan yang dirancang dengan hati-hati. Lalu untuk apa?

Tak lama kemudian, tiba-tiba saja datang sekelompok orang yang ternyata mengincar nyawa Nathan. Mau tak mau terpaksa remaja ini melarikan diri. Untung ada Karen (Lily Collins) yang selama ini selalu menemani Nathan. Dalam waktu singkat, dua remaja ini tiba-tiba saja jadi buronan. Semakin jauh Nathan lari, ia pun sadar kalau satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan menghadapi apa yang selama ini memburunya.

Rilis : 23 September 2011 (USA).
Genre : Action | Drama | Mystery.
Pemeran : Taylor Lautner, Lily Collins and Alfred Molina.
Production Co : Lionsgate, Gotham Group, Vertigo Entertainment.


DARK SHADOW (2012)



GENRE : HORROR, MISTERY

SINOPSIS

Terkena kutukan misterius, Joshua, Naomi Collins dan anak mereka, Barnabas, akhirnya meninggalkan Liverpool dan memulai hidup baru di Amerika. Dua puluh tahun pun berlalu, Barnabas (Johnny Depp) tumbuh dewasa, kaya raya, berkuasa dengan predikat playboy di kota Collinwood Manor. Semua wanita dapat dikuasai Barnabas, hingga suatu saat ia membuat Angelique Bouchard (Eva Green) patah hati. Angelique yang ternyata seorang penyihir mengutuk Barnabas dan mengubahnya menjadi vampire, lalu menguburnya hidup-hidup. Dua abad kemudian, Barnabas bangkit dari kubur, kembali ke Collinwood Manor dan menyaksikan bahwa dunia telah jauh berubah, kondisi misterius keluarganya masih terus tersimpan rapat, dan kekayaan yang dulu dimilikinya kini telah hancur lebur.

Tanggal Rilis Perdana : 11 Mei 2012
Studio : Warner Bros. Pictures

CAST & CREW
Sutradara : Tim Burton
Produser : Tim Burton, Johnny Depp, Graham King, David Kennedy, Richard D. Zanuck, Christi Dembrowski
Penulis Naskah : Seth Grahame-Smith
Pemain : 
Johnny Depp, Eva Green, Helena Bonham Carter, Chloe Moretz, Michelle Pfeiffer, Jackie Earle Haley, Bella Heathcote, Jonny Lee Miller, Thomas McDonell, Gulliver McGrath


Kamis, 12 Desember 2013

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 (2011)


GENRE : FANTASY

SINOPSIS

Cerita dimulai ketika Lord Voldemort mengambil Tongkat Sihir Elder dari makam Albus Dumbledore dan Severus Snape digambarkan telah menjadi kepala sekolah Hogwarts. Sementara, setelah memakamkan Dobby, Harry dan kedua sahabatnya kemudian berusaha mencari rencana baru. Ia menanyai Ollivander mengenai Tongkat Sihir Elder dan mendapati bahwa pemilik terakhirnya adalah Dumbledore. Harry dan kedua sahabatnya merencanakan membobol lemari besi Bellatrix Lestrange di Bank Gringott's. Mereka curiga satu horcrux tersembunyi di sana. Dibantu Griphook (dengan imbalan Pedang Godric Gryffindor), Hermione menyamar sebagai Bellatrix Lestrange dan bersama-sama Harry dan Ron memasuki lemari besi Bellatrix di Bank Gringott's. Horcrux yang dimaksudkan ternyata adalah piala Helga Hufflepuff. Namun, Griphook kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri dan mencuri pedang Godric Gryffindor, meninggalkan mereka terpojok oleh pihak keamanan yang merasa ditipu. Harry, Ron, dan Hermione berhasil melarikan diri dengan menaiki naga penjaga lemari besi.
Harry mendapatkan penglihatan segera setelah pelarian mereka; ia dapat melihat melalui mata Voldemort dan mengetahui pikirannya. Di dalam penglihatan tersebut, Voldemort membunuh beberapa goblin dan penjaga Bank Gringott's lainnya, termasuk Griphook. Voldemort telah mendatangi tempat-tempat Horcruxnya disembunyikan dan mengetahui bahwa mereka telah lenyap dan hancur. Secara ceroboh, Voldemort mengungkapkan bahwa Horcrux terakhir berada di Hogwarts, yang berhubungan dengan Rowena Ravenclaw. Ketiganya segera pergi ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, kehadiran mereka membunyikan mantra pendeteksi - Caterwauling dan disudutkan oleh para Pelahap Maut. Namun, mereka diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore. Aberforth membuka jalan terowongan ke Hogwarts di mana mereka disambut oleh Neville Longbottom. Tiga sekawan tersebut bertemu kembali dengan anggota Laskar Dumbledore dan memohon bantuan untuk mencari mahkota Ravenclaw.
Snape mendengar kembalinya Harry dan mengumumkan bahwa semua orang yang membantu Harry kembali, terutama siswa, akan dihukum berat. Harry kemudian muncul dan menantang Snape mengenai kematian Dumbledore, dan Minerva McGonagall menantangnya berduel. Snape melarikan diri dan McGonagall memerintahkan seluruh Hogwarts bersiap untuk bertempur. Pada saat ini, anggota Orde Phoenix dan simpatisannya berdatangan. Atas inisiatif Luna Lovegood, Harry kemudian berbicara dengan hantu Helena Ravenclaw. Helena mengatakan bahwa Voldemort telah mengisi mahkota ibunya dengan ilmu hitam, dan menyatakan bahwa benda itu ada di Kamar Kebutuhan. Sementara, Ron dan Hermione pergi ke Kamar Rahasia. Hermione memusnahkan Piala Hufflepuff dengan taring basilisk, dan Ron dan Hermione berciuman untuk pertama kalinya. Di kamar kebutuhan, Harry dicegat oleh Draco Malfoy, Gregory Goyle, dan Blaise Zabini, namun Ron dan Hermione datang membantu Harry. Goyle menggunakan mantra api kutukan Fiendfyre namun jatuh dan mati terbakar. Draco dan Blaise diselamatkan oleh Harry, Ron, dan Hermione sebelum Harry menusuk Mahkota Ravenclaw dengan taring Basilisk dan melemparnya ke dalam kobaran api, memusnahkan mahkota itu. Sementara itu, ketika Hogwarts diserang oleh pasukan Voldemort, Harry kembali memasuki pikiran Voldemort dan menyadari bahwa ularnya, Nagini, juga adalah Horcrux. Di dalam pertempuran yang berlangsung, Fred, Lupin,Tonks, dan Lavender Brown, serta sekitar 50 orang lainnya terbunuh. Pada saat yang sama, Hermione membunuh Fenrir Greyback (pembunuh Lavender).
Di Boathouse (rumah perahu Hogwarts), mereka mendapati Voldemort membunuh Severus Snape dengan tujuan untuk mentransfer kekuatan Elder Wand kepada dirinya sendiri. Dalam sekaratnya, Snape memberikan memorinya kepada Harry. Dari memori itu terungkap bahwa Snape berada di sisi Dumbledore, didorong dengan cinta seumur hidupnya kepada Lily Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk membunuh dirinya jika situasinya mengharuskan demikian karena bagaimanapun juga hidupnya tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahwa Harry adalah Horcrux terakhir Voldemort, dan ia harus mati juga sebelum Voldemort dapat dibunuh. Pasrah akan nasibnya, Harry mengorbankan diri dan Voldemort melancarkan kutukan untuk membunuhnya. Tapi alih-alih membunuh Harry, kutukan itu malah menghancurkan bagian dari jiwa Voldemort yang terdapat di tubuhnya. Harry pun memasuki dunia lain (limbo), dimana ia bertemu Profesor Albus Dumbledore, yang menjelaskan kepadanya tentang Harry sebagai Horcrux dan bahwa kutukan Voldemort telah menghancurkan jiwanya yang berada di tubuh Harry. Harry memutuskan kembali hidup untuk mengalahkan Voldemort, namun ia berpura-pura sudah tewas. Voldemort kemudian membawa "mayat" Harry ke Hogwarts dan mendeklarasikan "kematian" Harry kepada pejuang-pejuang Hogwarts dan siapa saja yang menentangnya akan mati. Neville Longbottom menarik Pedang Godric Gryffindor dan menantang Voldemort dengan sebuah pidato. Pada saat yang sama, Harry mengungkapkan bahwa dirinya masih hidup, dan mulai berduel dengan Voldemort di sekitar sekolah. Nagini dipenggal dengan pedang Gryffindor oleh Neville, Di tempat lain, Molly Weasley membunuh Bellatrix Lestrange. Akhirnya, Voldemort mati setelah mencoba menggunakan Kutukan pembunuh Avada Kedavra terhadap Harry. Kutukan itu berbalik menyerang Voldemort sendiri setelah beradu dengan mantra pelepas senjata Harry - Expelliarmus. Harry menangkap tongkat itu. Setelahnya, Harry bergabung dengan kedua sahabatnya dan menjelaskan bahwa Tongkat Elder melindungi pemiliknya (Harry Potter sendiri) yang memenangkannya dari Draco Malfoy. Harry kemudian mematahkan tongkat itu dan membuangnya ke parit Hogwarts, melenyapkan kekuatan tongkat itu selamanya.
Dalam kisah di akhir buku, pada tahun 2017, 19 tahun setelah Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny Weasley telah menikah dan memiliki tiga anak bernama James, Albus Severus, dan Lily. Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi di Hogwarts. Ron dan Hermione juga menikah dan telah memiliki dua anak bernama Rose dan Hugo. Draco Malfoy memiliki anak bernama Scorpius. Mereka seluruhnya bertemu di stasiun kereta api King's Cross, untuk mengantar anak-anak mereka bersekolah ke Hogwarts. Di sana diungkapkan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi setelah kekalahan Pangeran Kegelapan.

Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1 (2010)


GENRE : FANTASY

SINOPSIS

Kekuatan Voldemort semakin kuat. Ia menguasai seluruh Kementerian Sihir dan Hogwarts. Harry, Ron, dan Hermione memutuskan untuk menyelesaikan perjuangan Dumbledore dan menemukan horcruxes untuk mengalahkan Pangeran Kegelapan.

Namun, sedikit harapan untuk mereka melakukan itu, sehingga segalanya harus berjalan seperti yang telah direncanakan.

Harry Potter and the Half-Blood Prince (2009)



GENRE : FANTASY

SINOPSIS

Harry Potter (Daniel Radcliffe) menyadari bahwa ancaman Lord Voldemort belumlah usai. Walaupun keadaan cukup tenang dan aman namun Harry yakin bahwa musuh besarnya ini sedang merencanakan sesuatu. Harry bahkan yakin bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi di dalam Hogwarts.
Bersama gurunya, Dumbledore (Michael Gambon) dan Professor Horace Slughorn (Jim Broadbent), Harry pun mempersiapkan diri untuk menghadapi pertarungan terakhir dengan Voldemort. Di saat yang sama, Harry menemukan sebuah buku ramuan sihir milik seseorang bernama Half-Blood Prince. Dari buku ini, Harry kemudian mempelajari banyak ramuan sihir yang berguna bahkan beberapa cenderung membahayakan.
Di sisi lain, Harry yang mulai menginjak dewasa terlibat cinta segitiga antara Ginny Weasley (Bonnie Wright) dan Dean Thomas (Alfie Enoch). Kini tantangan yang dihadapi Harry jadi jauh lebih berat. Di saat ia mulai merasakan beratnya masa peralihan menjadi dewasa, ia harus mempersiapkan diri menghadapi Voldemort yang berencana menguasai seluruh dunia.


Harry Potter and the Goblet of Fire (2005)


GENRE : FANTASY MYSTERY, ADVENTURE

SINOPSIS

Dalam mimpi Harry (Daniel Radcliffe) melihat apa yang terjadi pada Lord Voldemort. Mimpinya terhenti saat ia dibangunkan untuk bersama-sama melakukan perjalanan. Ke mana? Dalam film ini Harry tak perlu bersedih berada di rumah pamannya, Uncle Vernon. Adegan langsung melompat ke Kejuaraan Dunia Quidditch. Dan perjalanan ke sana menggunakan portkey (kalau tak salah, istilah berbeda digunakan penerjemah dalam film), pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus membuat perut mulas. Rasanya seperti naik roller coaster. Kejuaraan dunia yang seru. Meski Harry, Hermione (Emma Watson), Ron (Rupert Grint) dan keluarganya harus puas menonton dari tribun paling atas. Berbeda dengan Draco (Tom Felton) yang mendampingi ayahnya, Lucius (Jason Isaacs) yang satu tribun dengan Menteri Sihir. Singkat cerita, serunya kejuaraan dunia ini ternoda dengan munculnya Tanda Kegelapan.


Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004)


GENRE : FANTASY

SINOPSIS

Menurut arsip blogspot gw, di postingan Rapid Film Reviews tertanggal 28 Juli 2009 gw pernah menyinggung bakal membuat review lengkap untuk Harry Potter and The Prisoner of Azkaban. Dan akhirnya, hampir 10 bulan kemudian =.=; pernyataan itu terealisasi. Kenapa harus secara khusus sementara yg seri lain sebelum Half-Blood Prince hanya singkat? Simply karena ini film Harry Potter terfavorit gw, bahkan setelah gw tonton ulang baru2 ini tetap demikian, selain ini jadi film perkenalan gw dengan sutradara (hampir jadi) kesukaan gw, Alfonso Cuarón. 

Benang merah kisah tahun ketiga Harry (Daniel Radcliffe), si anak penyihir yatim piatu tersohor di dunia sihir yg menuntut ilmu di sekolah pendidikan sihir Hogwarts kali ini adalah kaburnya penjahat besar bernama Sirius Black (Gary Oldman) dari penjara sihir paling ketat Azkaban, yg diduga mengincar nyawa Harry, yg dikuatkan dengan banyaknya grim ('pertanda celaka'?) di sekitar Harry. Sirius dianggap sangat berbahaya karena pernah membunuh belasan orang sekaligus hanya dalam satu mantera, sekaligus menjadi antek penyihir jahat paling ditakuti, Voldermort. Karena kekhawatiran itu, makhluk2 penjaga penjara Azkaban yg disebut Dementors pun disebar untuk mencari Sirius, tak terkecuali di lingkungan sekolah Hogwarts. Tadinya Harry nggak segitu ngeh-nya sama si Sirius ini, bahkan ketika ada bukti nyata bahwa Sirius sudah bisa sampe masuk lingkungan Hogwarts, ia lebih concern pada kenapa dia selalu ketakutan dan pengsan setiap ketemu Dementors. Tapi dasar Harry yg senantiasa penasaranan, ia akhirnya tau bahwa Sirius adalah sahabat mendiang ayahnya, bahkan ia adalah ayah-wali (godfather, agak aneh kalo gw bilang "ayah baptis")-nya Harry...tapi lebih lagi, Sirius ini yg memberi tahu Voldermort dimana orang tua Harry berada sehingga mereka terbunuh oleh si Dark Lord itu. Maka Harry pun termotivasi untuk menghadapi Sirius, meskipun akhirnya akan ada rahasia yg lebih mencengangkan lagi menantinya.

Memposisikan Azkaban jadi film Harry Potter favorit gw sebenernya bermula dari novelnya yg juga paling gw suka dari ketujuh buku yg ada, paling seru dan misterius apalagi dengan adanya twist yg memperkaya ceritanya, nggak terlalu simpel dan kekanakan seperti dua pendahulunya sekaligus lebih solid daripada 3 buku setelahnya, padahal justru kisah ketiga ini yg paling jauh hubungannya dengan musuh bebuyutan Harry, Voldermort. Kalo dari segi naskah, versi film Azkaban adalah salah satu adaptasi yg paling baik, karena punya alur yg logis, lebih setia pada benang merah cerita, dan lebih sedikit adegan ngelanturnya. Banyak bagian dari sumber aslinya yg dihilangkan atau diubah, tapi nggak masalah, karena kisah di filmnya nggak terkesan bolong2 meski berdurasi lebih singkat, lebih padat, walaupun untuk soal meringkas cerita dengan asik, kehormatan tertinggi harus gw berikan pada The Order of The Phoenix.

Filmnya sendiri bisa dibilang paling berbeda dari 6 film yg sudah dibuat sejauh ini, bahkan sejak adegan awalnya. Setelah sukses dengan gaya petualangan semua umur ala spesialis film keluarga Chris Columbus, kini hadir si sutradara Meksiko, Alfonso Cuarón, yg pernah menggarap film bertema anak2 A Little Princess dan di lain pihak film yg "dewasa" Y Tu Mamá También (dua2nya gw belum tonton T_T). Perubahan yg kentara adalah atmosfir dark yg ditampilkan, drastis dari episode lainnya yg lebih berwarna. Mungkin ini memang gayanya sutradara Alfonso Cuarón, hampir mirip dengan gaya visualnya di Children of Men nantinya, gelap dan hampir monokromatis, serta cukup kental nuansa realistis. Bagi gw, gaya visual seperti ini cocok dengan mood ceritanya: tidak ada adegan action mewah, lebih banyak drama yg lumayan emosional, agak menyeramkan dan meresahkan, meski masih dalam batas family-friendly. I think he should've direct The Half-Blood Prince which has similar ambiance. Tetapi mungkin justru ini yg kurang menarik orang kebanyakan yg lazimnya mencari warna keceriaan ketika menonton film yg targetnya anak2 dan remaja seperti ini, film ini terkesan gloomy (meski nggak segloomy Half-Blood Prince), tak heran perolehan duit box office nya pun paling bontot daripada episode2 yg lainnya.

Namun di luar itu, Cuarón menurut gw paling sukses dalam mengarahkan para aktornya. Setelah kemaren gw tonton film ini lagi, gw menyimpulkan di sinilah cast Harry Potter, terutama trio Radcliffe, Rupert Grint sebagai Ron Weasley dan Emma Watson sebagai si jenius Hermione Granger, terlihat paling maksimal dalam berakting. Sepertinya ini dipengaruhi oleh Cuarón yg memang gemar membuat adegan2 one-take-shot (yg ciamik) tanpa potongan sehingga interaksi para aktor harus senatural mungkin, hasilnya tampak believable, it worked really really well, film ini punya ensamble cast yg paling kompak. Gw juga melihat ada kesan bahwa baru di film ini para tokoh seakan-akan living the magical world tanpa canggung. Sihir2 yg ada tidak lagi mewah dan penuh keheranan, tapi malah tampak kasual, hari-hari aja, dan memang seharusnya demikian kan? Kita bisa melihat Harry dkk yg 13 tahun terlihat sebagaimana umurnya. Selain mereka pake jins ^_^, lihat cara mereka saling berbicara, seragam mereka yg nggak rapih, reaksi mereka ketika mendapat tugas berat dari Professor Snape (Alan Rickman), main2 permen Bertie Botts di kamar asrama malem2, dan dorong2an waktu disuruh baris di kelas guru baru Professor Lupin (David Thewlis), pokoknya kelakuan anak2 umur segitu diterjemahkan dengan sangat baik di film ini walaupun konteksnya dunia sihir. Dunia ajaib Harry Potter terlihat membumi, and that's good.

Bila ada kelemahan film ini, maka mungkin pada eksekusi klimaksnya, terutama yg pertama (ada 2 kan? ^_^) yg datar dan dibuat terlalu plek sama bukunya, sehingga terkesan banyak cakap, dragging dan kurang wah..tapi ya masih mendingan lah daripada Half-Blood Prince (terkesan terlalu dendam ya? ^_^;). Alir ceritanya begitu enak di awal--tak sedikit humor2 kecil di sana-sini yg bikin senyum--lalu agak kurang mantep di bagian akhir, namun ditutup dengan adegan yg menghangatkan. Adegan2nya lebih punya kedalaman emosi, salah satunya gw selalu tergerak waktu Hagrid bilang "Buckbeak has been sentenced to death" T-T, dan hey, benih2 cinta monyet Ron dan Hermione oke banget penggambarannya. Dan, tidak dipungkiri pula, bagian "klimaks kedua" (something to do with "time" ^o^) dibuat nyaman dan tidak membingungkan. Maka mudah saja buat gw--dengan cerita, visual, tata adegan, akting, plus visual efek dan tata musik yg kompak, menyatakan bahwa Harry Potter and The Prisoner of Azkaban adalah film Harry Potter yang terbaik...well, setidaknya untuk sementara ini, karena tinggal 1 film lagi (yg dibagi 2 jilid, iseng amat yak) The Deathly Hallows yg akan memastikan status itu akan tetap atau tidak. We'll see.

Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002)


GENRE : FANTASY

SINOPSIS

Harry Potter sudah tidak sabar lagi kembali bersekolah di Hogwarts. Dia sudah tidak tahan lagi melewati liburan musim panas bersama keluarga Dursley yang menyebalkan. Akan tetapi, tiba-tiba muncul makhluk aneh bernama Dobby. Dobby adalah sejenis peri rumah yang menghamba pada suatu tuan rumah.
Dobby melarang Harry Potter untuk kembali ke Hogwarts. Dia beralasan bahwa akan terjadi malapetaka yang dapat mengancam keselamatan Harry Potter di Hogwarts. Namun himbauan Dobby, tidak dihiraukan oleh Harry. Harry pun tetap kembali ke Sekolah Sihir Hogwarts itu.
Tanpa diduga oleh Harry, muncul beberapa keanehan-keanehan sebelum malapetaka itu benar-benar terjadi. Gerbang peron ¾ tidak bisa dilewatinya. Dia terpaksa pergi ke Hogwarts mengendarai mobil terbang bersama Ronald Weasley.
Keanehan-keanehan yang lain terjadi sampai pada akhirnya malapetaka itu datang. Ada seseorang yang mengubah siswa-siswa menjadi batu. Dari kejadian pertama yang terjadi, terungkaplah bahwa sang pewaris keturunan Salazar Slytherin telah kembali ke Hogwarts. Dia telah kembali dan membuka pintu Kamar Rahasia yang keberadaannya tidak diketahui seorang pun. Siapakah dia?
Harry dan kawan-kawannya curiga bahwa pelaku perbuatan itu adalah Draco Malfoy. Bagaimana tidak? Dia menganggap dirinya sendiri sebagai seorang yang paling pantas belajar sihir lantaran dia berdarah murni. Meskipun demikian, kecurigaan tentang siapa pelakunya juga mengarah ke Harry sendiri karena diketahui bahwa Harry adalah seorang parselmouth, orang yang bisa berbicara dengan bahasa ular.
Setelah melakukan pencarian informasi, dengan bantuan hantu toilet wanita, Myrtle Merana, Harry menemukan letak Kamar Rahasia yang tak lain berada di toilet tempat Myrtle Merana sering berada. Harry menemukan monster ular bernama Bacilis berada di dalamnya. Harry juga bertemu dengan jelmaan Lord Voldemort yang hadir dengan holkruknya.
Di tempat itu, terjadi pertempuran antara Harry dengan Bacilis. Dengan bantuan pedang Godric Gryfindor, Harry dapat mengalahkan monster itu. Harry yang sempat terluka karena gigitan beracun Bacilis dapat diselamatkan dengan tetesan air mata Burung Phoenix yang membawakan pedang Gryfindor untuknya. Sedangkan jelmaan Lord Voldemort, Tom Malfolo Riddle, hancur bersama holkruknya, Harry Potter selamat dan dapat kembali bersekolah tanpa dihantui rasa takut akan Kamar Rahasia itu.

Harry Potter and the Sorcerer's Stone Extended (2001)


GENRE : FANTASY

SINOPSIS 

Harry Potter is a seemingly ordinary boy, living with his hostile relatives, the Dursleys in Surrey. On his 11th birthday, Harry learns from a mysterious stranger, Rubeus Hagrid, that he is a wizard, famous in the Wizarding World for surviving an attack by the evil Lord Voldemort when Harry was a baby. Voldemort officially killed Harry's parents, but his attack on Harry rebounded, leaving only a lightning-bolt scar on Harry's forehead and rendering Voldemort powerless. Hagrid reveals to Harry that he has been invited to attend Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry. After purchasing school supplies from the hidden wizarding street, Diagon Alley, Harry boards the train to Hogwarts via the concealed Platform 9 3⁄4 in King's Cross Station.
On the train, Harry meets Ron Weasley, a boy from a large but poor, pure-blood wizarding family, and Hermione Granger, a witch born to Muggle (non-magical) parents. Upon arriving at the school, the first-year students are sorted into four houses: Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, and Slytherin. As Slytherin is noted for being the house of darker wizards and witches, Harry begs the magical Sorting Hat not to put him in Slytherin. He is assigned to Gryffindor along with Ron and Hermione. Harry notices a professor, Severus Snape, giving him peculiar looks.
Harry begins learning wizardry and discovers more about his past and his parents. Harry inadvertently makes Gryffindor's Quidditch team (a sport in the wizarding world where people fly on broomsticks) as a Seeker while defending another student from Draco Malfoy, a Slytherin first year, learning that his father was also on the team.
One night, Harry, Ron and Hermione encounter a giant three-headed dog at the Forbidden Corridor on the Third Floor of the school. After the trio incapacitate an escaped mountain troll and Harry is nearly knocked from his broom by a curse during one of the Quidditch matches, the trio assume that someone is trying to get past the dog. Harry discovers the Mirror of Erised which shows a person's heart's desire. Headmaster Albus Dumbledore moves the mirror and advises Harry against looking for it. Using information let slip by Hagrid, Hermione discovers that the dog is guarding the Philosopher's Stone, an item that can grant its owner immortality. Harry concludes that his potions teacher, Severus Snape, is trying to obtain the stone. Harry gets caught out of bed at night wearing an Invisibility Cloak left for him by his father, and is sentenced to detention. While helping Hagrid in the Dark Forest, Harry sees a hooded figure drinking a unicorn's blood for its healing properties. The hooded figure then attempts to attack Harry, only to be scared off by an arriving centaur named Firenze, a close friend of Hagrid's. Harry concludes that the hooded figure was Voldemort and that Snape is trying to get the stone to restore Voldemort to full strength.
After hearing from Hagrid that the dog will fall asleep if played music and that he revealed this to a man in a local pub, Harry, Ron and Hermione conclude that Snape was the man in the pub and attempt to warn Dumbledore. Upon learning that he is away on business, the trio conclude that Snape will attempt to steal the stone that night and resolve to find the stone before Snape does.
They face a series of obstacles: surviving a deadly plant, flying past hundreds of flying keys and winning a violent, life-sized chess match. The trio use their skills to overcome the obstacles. Hermione uses her knowledge of spells to get past the plant, Harry uses his skills as a seeker to get past the keys and Ron uses his skill at chess to win the chess match. However, Ron is nearly killed in the chess match and Hermione stays with him as Harry goes on ahead.
In the final room, Harry finds out that it was not Snape who wanted the stone, but Defence Against the Dark Arts teacher Professor Quirrell. Quirrell reveals that he let the troll in and tried to kill Harry in the Quidditch match. He also reveals that Snape has been protecting Harry and trying to stop Quirrell all year. Then, Professor Quirrell forces Harry to look in the Mirror of Erised. Due to an enchantment placed by Dumbledore, Harry finds the stone in his pocket after looking in the mirror. After trying to get Harry to answer what he has seen in the mirror, Quirrell removes his turban and reveals Voldemort to be living on the back of his head. Harry tries to escape but Quirrell starts a fire by clicking his fingers to prevent his escape. Voldemort tries to convince Harry to give him the stone by pledging to bring his parents back from the dead, but Harry refuses. Quirrell then tries to kill him but Harry's touch prevents him from hurting him and causes him to turn into dust and die. When Harry gets up, Voldemort's spirit forms and passes through Harry, knocking him unconscious before fleeing.

Harry wakes up at the school's hospital wing. Professor Dumbledore explains that the stone has been destroyed and that Hermione and Ron are safe. Quirrell burned at Harry's touch because, when Harry's mother died to save him, her death gave Harry a love-based protection against Voldemort. Before Harry and the rest of the students leave for the summer, Harry realises that while every other student is going home, Hogwarts is truly his home.



Kamis, 05 Desember 2013

SCENIC ROUTE (2013)


Plot Cerita :

Mitchell (Josh Duhamel) dan Carter (Dan Fogler), teman-seumur-hidup yg telah renggang, berada di perjalanan ketika pick-up lama mereka rusak, mereka terdampar di sebuah gurun yg terisolasi.
Tidak ada yg bisa mereka lakukan selain keluar dari gurun tersebut, tapi mereka mulai menyerang keputusan hidup masing-masing dengan kebrutalan.
Ketika mereka mempertanyakan siapa mereka, agitasi mereka mengarah ke konfrontasi fisik dan akhirnya membawa kegilaan, dan apa yang dimulai sebagai ketidaknyamanan menjadi kehidupan yg sangat nyata atau perjuangan hidup-mati.

# Scenic Route 2013:

Scenic Route 2013 
* Tayang Indonesia: September Oktober 2013
* Rilis Bioskop: 23 Agustus 2013 (Limited)
* On DVD: 17 September 2013
* Genre: Drama
* Director: Kevin Goetz, Michael Goetz
* Screenwriter: Kyle Killen
* Companies: Vertical Entertainment
* Runtime: 86 minutes
* Official from: trailers.apple.com
* Official page: facebook.com/ScenicRouteMovie
* Cast:
- Josh Duhamel
- Dan Fogler
- Miracle Laurie
- Peter Goetz

THIS IS THE END (2013)


Sinopsis dan Plot Cerita This is The End 
Tentang Enam teman yg terjebak di dalam rumah setelah serangkaian kejadian aneh dan bencana menghancurkan Los Angeles. Coba membongkar dunia luar, saat pasokan mulai berkurang dan perseteruan di kabin yg mengancam dalam persahabatan mereka. Akhirnya, mereka dipaksa untuk meninggalkan rumah, menghadapi nasib mereka dan arti sebenarnya dari persahabatan dan penebusan. 

Sutradara, Penulis, dan Pemain This is The End
Sutradara : Seth Rogen, Evan Goldberg
Penulis : Seth Rogen, Evan Goldberg
Pemain : Seth Rogen - Jay Baruchel - James Franco - Jonah Hill - Danny McBride - Craig Robinson

WE ARE WHAT WE ARE (2013)




Jenis Film : Drama, Horror, Thriller | Durasi : 105 Menit
Negara/Tahun : UK 25 Oktober 2013
Sutradara : Jim Mickle
Pemain :  Bill Sage, Ambyr Childers, Julia Garner, Laurent Rejto, Kassie Wesley DePaiva, Jack Gore

SINOPSIS We Are What We Are 2013 

Sebuah keluarga yang tampaknya sehat dan baik hatiParker selalu menutup diriuntuk alasan yang baikDi balik pintu tertutuppatriark Frank membuat peraturan di keluarganya dengan sangat ketat, bertekad untuk menjaga adat istiadat leluhurnya utuh .Hujan deras bergerak ke daerahtragedi pemogokan dan putrinya Iris dan Rose dipaksa untuk memikul tanggung jawab yang melampaui orang-orang dari keluarganyaHujan tak henti-hentinya terusmembanjiri kota kecil mereka, pemerintah setempat mulai menemukan petunjuk yang membawa mereka lebih dekat ke rahasia Parker, Rahasia apakah itu, lihat kisahnya di sini.

Sabtu, 12 Oktober 2013

SHERLOCK HOLMES 2 (2011)



SINOPSIS :


Sherlock Holmes 2 : A Game of Shadows kelanjutan dari film sebelumnya  Sherlock Holmes 1 ada seorang pada awal dan akhir film yang bernama Profesor James Moriarty seorang yang terkenal jenius yang sekarang terkait pada beberapa kasus pembunuhan, Sherlock Holmes menyatakan akan mengalahkan Prof. Moriaty secara terang-terangan ...
Prof. Moriarty menggunakan Rene seorang wanita yang dekat denganHolmes sebagai alat pembunuh, berbekal beberapa informasi Holmes yang ingin mengambil kembali Rene meminta bantuan kepada kakaknya Simza....
Tetapi Prof. Moriarty sudah berencana membunuh Dr. Watson yang ingin berbulan madu saat di kereta Dr. Watson diserang oleh beberapa orang namun tak disangka Holmes datang dan membantunnya, Holmesdan Dr. Watson selamat sementara istri Dr. Watson diamankan olehMyrcroft saudara Holmes dari kereta itu dan menuju ketempat Simza....
Simza yang ingin mengambil kembali Rene dari Prof Moriarty bergabung dengan Holmes dan menuju tempat aksi Prof. Moriarty selanjutnyadengan  mengebom suatu tempat tetapi Holmes terkecoh dan akhirnya aksi Moriarty berhasil dengan bantuan Kolonel Subastian Moran seorang penembak jitu terbaik....
Holmes yang tak ingin kalah lagi mencoba menyusup ketempat persembunyian Prof. Moriarty di gedung pembuatan senjata, Holmes tertangkap oleh Prof. Moriarty dan Dr. Watson sedang sibuk melawan Kol. Subastian Moran dengan sedikit bantuan dari Simza dan anak buahnya mereka melarikan diri sialnya mereka dihujani tembakan bahkan meriam....
Mereka yang berhasil lolos dengan menggunakan kereta, tetapi Holmes sempat terkena ledakan meriam sehingga hampir meninggal....
Sekarang Holmes tau tujuan Prof. Moriarty adalah membuat beberapa negara terpecah belah dan saling bermusuhan dengan menggunakan Rene....

SHERLOCK HOLMES (2009)



SINOPSIS :


Sherlock Holmes 1 film tahun 2009 di bintangi oleh Robert Downey JR

Sherlock Holmes adalah detektif yang memiliki analisa yang sangat tinggi.
Bercerita saat kekuatan hitam milik Lord Blackwood yang sudah meresahkan di kota London, Serlock Holmesmenangkapnya di sebuah gedung saat Lord Blackwoodmelakukan ritual dengan mengorbankan 1 wanita muda....
dengan bantuan rekannya Dr Watson, dia berhasil menangkapLord Blackwood yang sudah mengorbankan 5 wanita muda sebelumnya....



Hingga Lord Blackwood harus di hukum gantung atas perbuatannya, sebelum digantung Lord Blcackwood berbicara kepada Holmes dia akan bangkit dan beraksi lagi...
Saat di eksekusi dan Lord Blackwood dinyataan oleh Dr Watson sudah meninggal...



Ternyata benar Lord Blackwood bangkit kembali dari kematiannya, saat di dapati kuburannya telah terbuka dan didalam peti matinya bukan mayatnya tetapi mayat pria lain...
Benar saja Lord Blackwood melakukan aksinya lagi, sekarang ia membunuh ayahnya sendiri ketua ordo.Lord Blackwood mengambili alih Ordo sekarang pengikutnya bertambah banyak...
Sherlock Holmes makin kesulitan menghadapi Lord Blackwood....saat Sherlock Holmes dan Dr Watsonmenyelidiki tempat persembunyian dia dan Dr Watson terkena jebakan yang membuat Dr Watson terluka terkena ledakan....



Dari analisanya dia menemukan tempat aksi terakhir dari Lord Blackwood yang berencanakan pembunuhan massal dengan ilmu hitamnya...
Apakah sherlock holmes mampu melawan ilmu hitam Lord Blackwood ...
Bisakah dia memecahkan kasus ini...